Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Tips Diet dengan Minuman Jahe

4ditya.com - Jahe bisa digunakan untuk memasak, salah satu fungsinya adalah untuk menghilangkan bau amis pada masakan seafood. Selain itu jahe juga bisa digunakan sebagai minuman, seperti wedang jahe atau minuman susu jahe. Nah manfaat yang tak kalah hebatnya adalah jahe sebagai minuman untuk diet.

1. Jahe dapat Memperbaiki Pencernaan
Jahe terbukti dapat mengurangi nafsu makan. Jahe yang diiris dan dijadikan minuman saat sebelum makan juga terbukti dapat memperbaiki pencernaan kamu.

2. Jahe Dapat Mngurangi Produksi Hormon Kortisol
Hormon kortisol adalah hormon yang dilepaskan ketika kamu sedang stress atau marah. Nah saat sedang stress biasanya kita akan mudah untuk marah dan makan secara berlebihan sebagai tempat berlebihan. Dengan minum jahe, maka dapat menurunkan produksi hormon kortisol yang dapat mengurangi berat badan dan meratakan perut buncit.

3. Jahe Sebagai Sumber Energi
Dengan minum sekitar 2 sendok teh jahe atau 4 gram jahe maka bisa membuat kita lebih bersemangat dalam beraktivitas. Dengan kata lain bisa membantu membakar kalori di dalam tubuh sehingga terjadi penurunan berat badan.

Dilansir dari laman vemale.com, berikut adalah cara diet dengan jahe yang bisa kamu ikuti:
Bahan-bahannya berupa:
  • 2 siung jahe segar, atau jahe merah, jika ada. Bakar sebentar.
  • Teh hijau atau teh hitam celup.
  • Gula merah secukupnya.
Cara membuatnya adalah:
Seduh teh dengan air panas, tambahkan irisan jahe, dan beri gula merah secukupnya. Minum selagi hangat.

1. Hari Pertama
Pada hari pertama, minumlah secangkir teh jahe di pagi hari sebelum atau sesudah sarapan. Cara terbaik adalah minum 1-4 cangkir sehari.

2. Hari Kedua
Tetap minum teh jahe di pagi hari. Anda juga harus menghindari makanan berminyak saat makan siang. Cara terbaik adalah makan sayuran yang direbus. Konsumsi buah yang cukup saat makan malam.

Tips Membedakan Sendiri Beras Plastik dan Beras Asli

4ditya.com - Beredarnya beras sintesis tidak hanya meresahkan pedagang karena membuat omset mereka turun drastis tapi juga merugikan konsumen. Namun, sebagai konsumen cerdas hendaknya teliti sebelum membeli beras agar beras yang dikonsumsi benar-benar bermanfaat.

Berikut ini 7 tips bedakan beras plastik dan beras asli sebelum membelinya:

1. Terdapat putih susu dibagian tengah. Butiran beras berwarna putih dengan warna bagian tengahnya putih susu. Sedangkan beras sintesis warnanya hanya putih saja secara keseluruhan bagiannya. Kecuali beras ketan yang warnanya memang putih seperti putih susu.

2. Ambil satu biji beras dan tekan. Beras asli jika ditekan akan patah, akan tetapi beras plastik sulit pecah. Caranya ambil satu butir beras lalu cobalah patahkan dengan dua tangan. Bekas patahan antara beras asli dan sintesis pun berbeda. Untuk lebih memastikan hendaknya Anda uji pada sisa beras asli yang ada di rumah.

3. Sulut beras dengan korek api. Dalam wawancara saat sidak pasar untuk mencari beras plastik, menteri perdagangan Rachmat Gobel menjelaskan cara membedakan beras sintesis secara sederhana. Caranya dengan menyulutkan api pada beberapa biji beras, beras sintesis akan meleleh sedangkan beras asli hanya akan gosong.

4. Warna beras asli tidak mengkilap. Para pedagang beras asli di pasar turut memberikan tips membedakan beras sintesis dengan beras asli. Menurutnya beras sintesis mempunyai warna yang lebih mengkilap dibandingkan beras asli. Perhatikan baik-baik, niscaya perbedaan warna tersebut akan terlihat.

5. Aroma beras asli itu khas. Beras asli itu beraroma, macam-macam aromanya ada yang wangi dan ada yang beraroma sedikit apek atau sejenisnya. Sedangkan aroma beras sintesis tidak ada. Oleh karena itu sebelum membeli beras, ambil dan cium baunya, para ibu rumah tangga tentu lebih tahu.

6. Genggam beras dengan kuat. Cara untuk membedakan antara beras sintesis dan beras asli selanjutnya dengan menggenggam beras dan menekannya kuat-kuat. Setelah itu lepaskan perlahan, jika beras mengempal maka perlu diwaspadai. Beras dengan ciri seperti itu bisa dicurigai sebagai beras plastik atau beras dengan kualitas kurang bagus.

7. Masukkan beras ke dalam air. Pedagang sebuah pasar di Jawa Timur mengungkap rahasia membedakan beras sintesis dan beras asli. Dengan cara memasukkannya ke dalam gelas berisi air. Lihat beberapa saat kemudian, beras sintesis bentuknya akan berubah membesar. Sedangan beras asli masih dalam keadaan seperti sebelum terkena air.

Meskipun operasi pasar telah dilakukan, sebagai konsumen kita juga tidak boleh lengah. Konsumen harus jeli membedakan sendiri mana beras plastik dan mana beras asli.

Sumber : aritunsa,com